Service VGA Laptop Cimahi – Bandung

Service VGA Laptop Cimahi – Bandung

Beban kerja Chipset VGA pada sistem komputer tergolong berat. Pengaturan, pengolahan dan rendering gambar diam maupun bergerak (animasi atau film) sampai dihasilkan tampilan 2D atau 3D di LCD – LED panel sebuah laptop – netbook adalah proses kerja dari sebuah chipset VGA. Disebabkan fungsi kerja yang berat ini,seringkali membuat vga mengeluarkan panas cukup besar. Nah… panas ini lah yang menjadi penyebab kerusakan sebuah chipset VGA.
Service VGA Laptop

Service VGA Laptop Cimahi – Bandung

Namun ternyata setelah di teliti lebih dekat, kerusakan VGA pun di bagi lagi menjadi 2 macam yaitu :
  • Kerusakan yang benar-benar terjadi pada chipset VGA itu sendiri
  • Kerusakan pada bagian BGA (ball grid array) dari chipset VGA
Pembagian kerusakan VGA ternyata 90% adalah kerusakan pada bagian BGA. Sedangkan kerusakan pada chipset nya VGA itu sendiri persentasinya sangat kecil/ jarang terjadi. Sebenarnya apa sih BGA itu ? BGA adalah pad/ titik-titik dudukan pada mainboard sebagai tempat merekatnya kaki-kaki/ pin dari chipset VGA. Bentuk dari BGA itu sendiri berupa bulatan-bulatan kecil dengan diameter beragam antara 0.3mm – 1.7 mm, terbuat dari timah.
Sebuah chipset VGA bisa memiliki kurang lebih sekitar 100 – 250 pin/ ball yang harus di hubungkan/ direkatkan pada mainboard dengan menggunakan teknik BGA. Dikarenakan suhu yg dihasilkan pada saat VGA bekerja sangat tinggi, lama kelamaan BGA ini mengalami kerusakan (rengatan/pecah). Rengatan/ pecahan yg terjadi pada BGA mengakibatkan VGA tidak tersambung / terkoneksi ke mainboard dengan baik. Alhasil, kondisi inilah yang dapat menimbulkan mal fungsi/ kerusakan pada saat laptop – notebook di hidupkan (switch ON). Terus bagaimana atau solusi apa yang dapat ditawarkan untuk konsumen penguna laptop atau netbook yang mengalami kerusakan VGA, apakah masih bisa diservice atau tidak? Jawabannya :
  1. Ganti Mainboard secara keseluruhan, solusi ini adalah solusi paling gampang dan paling sering sering di tawarkan di tempat-tempat Service Center resmi masing masing merk/ distributor. Tapi jangan salah, biaya yang di keluarkan untuk mengganti sebuah mainboard laptop atau netbook rata-rata sekitar 2-4 juta, tergantung merk dan tipe laptop atau netbook nya. Belum lagi penggantian mainboard ternyata tidak mendapat coverage garansi 1 tahun seperti halnya pembelian mainboard untuk Desktop PC, umumnya lama garansi yang di tawarkan hanya 1-3 bulan saja. Belum lagi kendala dalam hal ketersediaan barang. Seringkali saat kita mencari pengganti mainboard laptop di service center, ternyata mainboard untuk tipe laptop yang kita miliki harus inden/ tunggu untuk rentang waktu tertentu, terkadang inden bisa beberapa hari, minggu atau bahkan bisa satu bulan lebih.
  2. Service Onboard VGA , solusi ini tergolong solusi H2C alias Harap-harap cemas.. Hhehehehe, just kidding :). Sebuah mainboard laptop atau netbook umumnya menggunakan sistem OnBoard VGA. Artinya sebuah tipe chip VGA di tanam menjadi satu pada mainboard, tidak menggunakan socket seperti hal nya processor. Inilah penyebab yang menjadi kesulitan saat VGA laptop mengalami kerusakan, karena tidak dengan mudah atau semaunya dapat menggantinya/ service nya.
Service VGA Laptop

Service VGA Laptop

Proses perbaikan chipset VGA pada laptop atau netbook dikenal dengan istilah VGA Reballing. Proses ini cukup rumit dan membutuhkan waktu serta ketelitian.Inilah yang membuat tarif perbaikan VGA menjadi lumayan mahal. Tapi jangan salah, bayangkan jika anda harus mengganti mainboard yang harus ditebus dengan harga jutaan rupiah. Dimulai dari pembongkaran total laptop untuk melepas mainboard dari casing, pelepasan chip vga dari mainboard dengan menggunakan mesin khusus reball, pembersihan pad pada chip vga dan mainboard dari balls timah lama, mencetak ulang BGA baru yang akan di rekatkan ke chip VGA dan terakhir pemasangan kembali chip VGA tersebuat ke mainboard.

Apakah setelah di Reball, laptop akan kembali normal? Persentase keberhasilan service VGA laptop atau netbook ternyata tidak bisa 100%. Ada juga walaupun sudah coba untuk di Reball, laptop tetap tidak bisa di perbaiki. Loh kok bisa begitu? Jawabanya, Iya lah… Dan ternyata banyak faktor XXX yang menjadi penentu keberhasilan sebuah laptop untuk di Reball VGA nya. Dari mulai apakah mainboard sudah pernah bekas diservice sebelumnya, kondisi chipset vga terakhir saat laptop mulai mengalami masalah, skill atau keahlian dari si tukang service vga, karakteristik  dan kekuatan mainboard saat dilakukannya prosess VGA Reball dan yang paling menentukan adalah alat atau tools yang di gunakan oleh si tukang service untuk mencopot-mereball ulang vga-memasangnya kembali ke mainboard. Untuk itu disinilah di tuntut kejelian dan ketelitian bagi para pengguna laptop atau netbook dalam hal memilih tempat service. Kami Optiontech.id , dengan di dukung oleh alat khusus VGA Rework Station dan keterampilan yang cukup, kami percaya bisa menyelesaikan masalah kerusakan yang terjadi pada chip VGA laptop atau netbook anda. Semoga dengan berbekal alat dan keahlian yang Optiontech.id miliki, persentase keberhasilan dalam proses perbaikan pun menjadi besar

    WhatsApp chat